Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini! Untuk kewalikelasan hari ini nonton youtube SD Juara tentang pengumuman lomba-loba HUT RI
Senin, 31 Agustus 2020
Jumat, 28 Agustus 2020
Kamis, 27 Agustus 2020
Kamis, 27 Agustus 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini! Untuk kewalikelasan hari ini via zoom meeting ya
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini! Untuk kewalikelasan hari ini via zoom meeting ya
Rabu, 26 Agustus 2020
Rabu, 26 Agustus 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini! Untuk kewalikelasan hari ini menonton video di bawah ini!.
Semoga bisa mengambil himahnya ya.
Wassalamu'alaiku wr.wb.
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini! Untuk kewalikelasan hari ini menonton video di bawah ini!.
Semoga bisa mengambil himahnya ya.
Wassalamu'alaiku wr.wb.
Selasa, 25 Agustus 2020
Selasa, 25 Agustus 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini! Untuk kewalikelasan hari ini menonton video di bawah ini!. Semoga bisa mengambil himahnya ya.
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini! Untuk kewalikelasan hari ini menonton video di bawah ini!. Semoga bisa mengambil himahnya ya.
Senin, 24 Agustus 2020
Senin, 24 Agustus 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Untuk kewalikelasan hari ini silakan kalian tonton Youtube SD Juara.
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Untuk kewalikelasan hari ini silakan kalian tonton Youtube SD Juara.
Selasa, 18 Agustus 2020
Selasa, 18 Agustus 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Untuk kewalikelasan hari ini silakan kalian tonton film di bawah ini. Semoga bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut. Selamat menonton.
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Untuk kewalikelasan hari ini silakan kalian tonton film di bawah ini. Semoga bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut. Selamat menonton.
Kamis, 13 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!
Untuk kewalikelasan hari ini silakan kalian tonton film di bawah ini. Semoga bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut. Selamat menonton.
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!
Untuk kewalikelasan hari ini silakan kalian baca cerita di bawah ini. Semoga bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut. Selamat membaca.
“Alhamdulilah hari ini adalah hari yang indah. Tepat 12 rabiul awal, Rasulullah lahir ke dunia. Aku senang sekali karena kita akan membuat acara sederhana disini untuk mengenal kembali siapa itu rasulullah.” Kata Oni. Sesaat kemudian, Oni pun berjalan mengelilingi hutan dan melihat Otan yang masih saja terus bermain. Ia pun menghampiri Otan dan berkata,
“ Kamu sedang apa disini? Mengapa kamu tidak membantuku? Kamu lupa ya, hari ini kita akan merayakan maulid nabi Muhammad.” Kata Oni.
“Ah, eh, aku lupa oni. Baiklah aku akan membantumu. Tapi aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan,” kata Otan.
“Emm, kita kesana saja yuk, kita bisa bertanya kepada Pak katak.” Jawab Oni sambil menunjuk ke sebuah lapangan.
Mereka pun berjalan bersama menuju tempat acara. Sesampainya disana, Pak Katak langsung memberikan sebuah bingkisan buah kepada Otan.
“Otan, kamu antarkan ini ke rumah bu Tikus ya. Ia sedang berbaring di rumahnya. Ia tidak bisa hadir di acara kita nanti malam karena karena ia sedang sakit. Ia sendirian di rumah. Tolong antarkan ini kepadanya dan jangan memakan buah ini ya,” kata Pak katak.
“Oh, eh, baik pak Katak. Aku akan mengantarnya.” Kata Otan. Oh iya, Oni, kamu mau menemaniku kan?”
“Tentu, Otan. Aku akan menemanimu ke rumah bu Tikus. Ayo kita pergi sekarang,” kata Oni sambil tersenyum.
Mereka berdua pun berjalan melewati hutan hingga sore tiba. Sepanjang jalan mereka mendengar kicauan burung dan melihat hijaunya dedaunan. Ketika asyik berjalan , tiba-tiba Otan merasa lapar dan perutnya mulai berbunyi.
“Aduh, perutku sakit sekali.” Oni, kita berhenti dulu yuk. Aku lapar.” Kata Otan
“Oh baiklah. Kamu duduk saja dulu. Aku akan mencari buah-buahan untukmu.” Kata Oni.
Oni pun meninggalkan Otan yang sedang duduk di sebuah pohon besar hingga beberapa saat kemudian, Otan mulai merasa tidak tahan dengan perutnya.
“Aduh, aku benar-benar sangat lapar. Disini tidak ada satu pun pohon buah. Bagaimana ini? Hmm, bingkisan ini kelihatannya enak. Ah, kumakan saja buah yang ada di bingkisan ini.” Kata Otan dengan semangat.
“Nyam..nyam..nyam..” Wah ternyata benar. Buah ini enak sekali.” Kata Otan. Otan memakan buah itu begitu lahapnya sampai lupa bahwa ia telah diberi pesan oleh pak Katak untuk tidak memakannya.
Tidak berapa lama kemudian, Oni pun tiba dan melihat betapa kagetnya ia melihat Otan yang tertidur pulas dan melihat bingkisan buah yang sudah terbuka.
“Otaaannnnnnnnnn... dimana bingkisannya?” kata Oni
“Oh, eh, aduhh aku lupa. Aku sudah memakannya semua. Habis kamu lama sekali sih. Perutku sudah lapar.” Jawab Otan dengan gugup.
Iya tapi kamu tetap tidak boleh memakannya. Ingat pesan pak Katak, bingkisan itu harus dibawa ke rumah Bu Tikus.” Kata Oni dengan kesal.
“Aduh bagaimana ya? Apa kita ganti saja dengan mencari buah yang lain untuk bu Tikus?” kata Otan.
“Yasudahlah, aku terserah padamu saja. Aku kecewa padamu Otan. Itu kan amanah pak pak Katak kepadamu. Seharusnya kamu menjaganya untuk tidak memakan buahnya.” Huft,” kata Oni.
“Iya iya. Maaf deh. Aku akan menggantinya dengan buah yang lain,” kata Otan
“Hm, kita sudah tidak punya banyak waktu lagi, tan. Sebentar lagi acara mauled akan dimulai. Kita harus segera kembali. Sudahlah, kamu bilang Mereka pun berjalan pulang menuju ke tempat acara mauled diadakan. Acara sudah dimulai. Para penduduk hutan sudah berkumpul mendengarkan ceramah si burung dara.
“teman temanku sekalian, kita merayakan maulid nabi berarti kita juga harus mencontoh salah satu sifat rasulullah, yakni Al-amin. Al-amin artinya dapat dipercaya. Rasulullah sejak kecil adalah anak yang jujur dan dapat dipercaya. Ia menepati pesan yang diberikan kepadanya sehingga ia diberi gelar Al-amin. Hayoo, siapa yang mau seperti rasulullah?”
“Saya!...” sahut semua penduduk hutan.
Mendengar ceramah si burung dara, Otan sadar ia telah melakukan kesalahan. Ia tidak amanah dan justru memakan buah yang seharusnya ia antar kepada bu Tikus. Ia pun hanya bisa tertunduk malu dan menyesali perbuatannya. yang sebenarnya dengan Pak katak nanti,” jawab Oni.
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!
Untuk kewalikelasan hari ini silakan kalian baca cerita di bawah ini. Semoga bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut. Selamat membaca.
KISAH ONI DAN OTAN
Di sebuah hutan yang indah, hiduplah seekor monyet kecil yang bernama Otan. Ia sangat senang bermain disana. Ia selalu bermain bersama Oni, seekor kelinci yang baik hati. Meskipun sering bermain bersama, mereka memiliki dua sifat yang berbeda, namun mereka tetap bersahabat karena mereka saling menyayangi satu sama lain. Suatu hari, ketika seluruh warga hutan merayakan maulid nabi, Oni dan Otan turut mempersiapkan acaranya.“Alhamdulilah hari ini adalah hari yang indah. Tepat 12 rabiul awal, Rasulullah lahir ke dunia. Aku senang sekali karena kita akan membuat acara sederhana disini untuk mengenal kembali siapa itu rasulullah.” Kata Oni. Sesaat kemudian, Oni pun berjalan mengelilingi hutan dan melihat Otan yang masih saja terus bermain. Ia pun menghampiri Otan dan berkata,
“ Kamu sedang apa disini? Mengapa kamu tidak membantuku? Kamu lupa ya, hari ini kita akan merayakan maulid nabi Muhammad.” Kata Oni.
“Ah, eh, aku lupa oni. Baiklah aku akan membantumu. Tapi aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan,” kata Otan.
“Emm, kita kesana saja yuk, kita bisa bertanya kepada Pak katak.” Jawab Oni sambil menunjuk ke sebuah lapangan.
Mereka pun berjalan bersama menuju tempat acara. Sesampainya disana, Pak Katak langsung memberikan sebuah bingkisan buah kepada Otan.
“Otan, kamu antarkan ini ke rumah bu Tikus ya. Ia sedang berbaring di rumahnya. Ia tidak bisa hadir di acara kita nanti malam karena karena ia sedang sakit. Ia sendirian di rumah. Tolong antarkan ini kepadanya dan jangan memakan buah ini ya,” kata Pak katak.
“Oh, eh, baik pak Katak. Aku akan mengantarnya.” Kata Otan. Oh iya, Oni, kamu mau menemaniku kan?”
“Tentu, Otan. Aku akan menemanimu ke rumah bu Tikus. Ayo kita pergi sekarang,” kata Oni sambil tersenyum.
Mereka berdua pun berjalan melewati hutan hingga sore tiba. Sepanjang jalan mereka mendengar kicauan burung dan melihat hijaunya dedaunan. Ketika asyik berjalan , tiba-tiba Otan merasa lapar dan perutnya mulai berbunyi.
“Aduh, perutku sakit sekali.” Oni, kita berhenti dulu yuk. Aku lapar.” Kata Otan
“Oh baiklah. Kamu duduk saja dulu. Aku akan mencari buah-buahan untukmu.” Kata Oni.
Oni pun meninggalkan Otan yang sedang duduk di sebuah pohon besar hingga beberapa saat kemudian, Otan mulai merasa tidak tahan dengan perutnya.
“Aduh, aku benar-benar sangat lapar. Disini tidak ada satu pun pohon buah. Bagaimana ini? Hmm, bingkisan ini kelihatannya enak. Ah, kumakan saja buah yang ada di bingkisan ini.” Kata Otan dengan semangat.
“Nyam..nyam..nyam..” Wah ternyata benar. Buah ini enak sekali.” Kata Otan. Otan memakan buah itu begitu lahapnya sampai lupa bahwa ia telah diberi pesan oleh pak Katak untuk tidak memakannya.
Tidak berapa lama kemudian, Oni pun tiba dan melihat betapa kagetnya ia melihat Otan yang tertidur pulas dan melihat bingkisan buah yang sudah terbuka.
“Otaaannnnnnnnnn... dimana bingkisannya?” kata Oni
“Oh, eh, aduhh aku lupa. Aku sudah memakannya semua. Habis kamu lama sekali sih. Perutku sudah lapar.” Jawab Otan dengan gugup.
Iya tapi kamu tetap tidak boleh memakannya. Ingat pesan pak Katak, bingkisan itu harus dibawa ke rumah Bu Tikus.” Kata Oni dengan kesal.
“Aduh bagaimana ya? Apa kita ganti saja dengan mencari buah yang lain untuk bu Tikus?” kata Otan.
“Yasudahlah, aku terserah padamu saja. Aku kecewa padamu Otan. Itu kan amanah pak pak Katak kepadamu. Seharusnya kamu menjaganya untuk tidak memakan buahnya.” Huft,” kata Oni.
“Iya iya. Maaf deh. Aku akan menggantinya dengan buah yang lain,” kata Otan
“Hm, kita sudah tidak punya banyak waktu lagi, tan. Sebentar lagi acara mauled akan dimulai. Kita harus segera kembali. Sudahlah, kamu bilang Mereka pun berjalan pulang menuju ke tempat acara mauled diadakan. Acara sudah dimulai. Para penduduk hutan sudah berkumpul mendengarkan ceramah si burung dara.
“teman temanku sekalian, kita merayakan maulid nabi berarti kita juga harus mencontoh salah satu sifat rasulullah, yakni Al-amin. Al-amin artinya dapat dipercaya. Rasulullah sejak kecil adalah anak yang jujur dan dapat dipercaya. Ia menepati pesan yang diberikan kepadanya sehingga ia diberi gelar Al-amin. Hayoo, siapa yang mau seperti rasulullah?”
“Saya!...” sahut semua penduduk hutan.
Mendengar ceramah si burung dara, Otan sadar ia telah melakukan kesalahan. Ia tidak amanah dan justru memakan buah yang seharusnya ia antar kepada bu Tikus. Ia pun hanya bisa tertunduk malu dan menyesali perbuatannya. yang sebenarnya dengan Pak katak nanti,” jawab Oni.
Senin, 10 Agustus 2020
Senin,10 Agustus 2020
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh. Anak-anak kelas 3 yang Bu Enok cintai karena Allah, untuk kewalikelasan hari ini silakan tonton video berikut.
Kamis, 06 Agustus 2020
6 Agustus 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!
Untuk kewalikelasan hari ini silakan kalian baca cerita di bawah ini. Semoga bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut. Selamat membaca.
Siahli tukang kunci ingin mewariskan ilmu kepada kedua muridnya. Setelah mengajari mereka keahlian membuka jenis kunci, tibalah waktunya ahli kunci mementukan siapa ahli warisnya.
Untuk memutuskan siapa yang akan dipilihnya, sang guru menguji kedua muridnya. Ahli kunci itu menyiapkan dua buah kotak terkunci di dalam kamar yang terpisah. Masing-masing kotak berisi bungkusan barang berharga.
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!
Untuk kewalikelasan hari ini silakan kalian baca cerita di bawah ini. Semoga bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut. Selamat membaca.
Mencari Pewaris Ahli kunci yang jujur dan amanah
Siahli tukang kunci ingin mewariskan ilmu kepada kedua muridnya. Setelah mengajari mereka keahlian membuka jenis kunci, tibalah waktunya ahli kunci mementukan siapa ahli warisnya.
Untuk memutuskan siapa yang akan dipilihnya, sang guru menguji kedua muridnya. Ahli kunci itu menyiapkan dua buah kotak terkunci di dalam kamar yang terpisah. Masing-masing kotak berisi bungkusan barang berharga.
Murid A dan murid B masuk secara bersamaan kedalam masing-masing
kamar yang telah disiapkan. Tidak lama murid A keluar, dia telah menyelesaikan
tugasnya dengan cepat.
Guru kunci bertanya, "Begitu cepat kamu berhasil membuka, apa isi kotak itu?" Murid A menjawab "Didalam kotak itu berisi bungkusan yang didalamnya terdapat permata, sinarnya berkilauan indah sekali."
Tidak lama kemudian Murid B menyusul keluar dari kamar, kembali gurunya bertanya dengan pertanyaan yang sama, murid B hanya menjawab, "Aku tidak membuka kotak itu sama sekali, aku hanya membuka gembok dan kemudian akau keluar."
Sang guru yang puas dengan jawaban si B, akhirnya memilih si B menjadi ahli warisnya. Dan keputusan itu pun tidak diterima oleh si A, Ia pun meminta penjelasan akan keputusan gurunya. Dan Si A pun berkata " Guru aku membuka gembok lebih cepat dibandingkan dengan si B, Mengapa bukan aku yang menjadi ahli waris?"
Sang guru menjawab, "Pekerjaan kita adalah tukang kunci, kita bertuga membantu pemilik barang membuka kunci mereka, Jika anak kunci kunci mereka rusak atau hilang. Jika kita tergoda untuk melihat isinya, itu berarati melanggar etika pekerjaan kita sebagai ahli kunci. Karena tanpa etika, seorang ahli kunci bisa dengan mudah menjadi seorang pencuri, Apa engkau mengerti?"
ambil mengangguk-ngangguk si A akhirnya mengerti penjelasan dari gurunya dan memerima keputusan gurunya, dan si A pun menghaturkan terima kasih karena telah mendapat pelajaran moral yang sangat penting dalam menjalani hidup dan pekerjaannya.
Guru kunci bertanya, "Begitu cepat kamu berhasil membuka, apa isi kotak itu?" Murid A menjawab "Didalam kotak itu berisi bungkusan yang didalamnya terdapat permata, sinarnya berkilauan indah sekali."
Tidak lama kemudian Murid B menyusul keluar dari kamar, kembali gurunya bertanya dengan pertanyaan yang sama, murid B hanya menjawab, "Aku tidak membuka kotak itu sama sekali, aku hanya membuka gembok dan kemudian akau keluar."
Sang guru yang puas dengan jawaban si B, akhirnya memilih si B menjadi ahli warisnya. Dan keputusan itu pun tidak diterima oleh si A, Ia pun meminta penjelasan akan keputusan gurunya. Dan Si A pun berkata " Guru aku membuka gembok lebih cepat dibandingkan dengan si B, Mengapa bukan aku yang menjadi ahli waris?"
Sang guru menjawab, "Pekerjaan kita adalah tukang kunci, kita bertuga membantu pemilik barang membuka kunci mereka, Jika anak kunci kunci mereka rusak atau hilang. Jika kita tergoda untuk melihat isinya, itu berarati melanggar etika pekerjaan kita sebagai ahli kunci. Karena tanpa etika, seorang ahli kunci bisa dengan mudah menjadi seorang pencuri, Apa engkau mengerti?"
ambil mengangguk-ngangguk si A akhirnya mengerti penjelasan dari gurunya dan memerima keputusan gurunya, dan si A pun menghaturkan terima kasih karena telah mendapat pelajaran moral yang sangat penting dalam menjalani hidup dan pekerjaannya.
Rabu, 05 Agustus 2020
5 Agustus
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini! Untuk kewalikelasan hari ini, silakan tonton video di atas. Semoga bisa mendapatkan hikmahnya ya... Selamat menonton.
Senin, 03 Agustus 2020
4 agustus 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Untuk kewalikelasan hari ini silakan tonton film di bawah ini! Selamat menyaksikan...
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Untuk kewalikelasan hari ini silakan tonton film di bawah ini! Selamat menyaksikan...
Kewalikelasan Senin
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Anak-anak kelas 3 yang Sholeh dan sholehah, silakan tonton video di atas. Setelah nonton baru baca ceritanya ya. Semoga bisa mengambil hikmahnya.
KISAH NABI IBRAHIM DAN ISMAIL
Nabi
Ismail adalah putra nabi Ibrahim dengan istri mudahnya yakni Siti Hajar. Siti
Hajar adalah budak yang diberikan oleh Raja Mesir kepada Nabi Ibrahim a.s.
Atas persetujuan Siti Sarah akhirnya nabi Ibrahim mau menikahi Siti
Hajar.
Setelah
menikah dengan Nabi Ibrahim, Siti Hajar akhirnya mengandung. Namun, ia
menyembunyikan kandungannya dari Siti Sarah yang sudah lama menikah. Tapi belum
juga di karuniai seorang anak. Sekeras apapun Siti Hajar menyembunyikan
kandungannya, akhirnya terungkap juga rahasia tersebut. Dari rahim Siti
Hajar lahirlah seorang anak laki-laki yang kemudian diberi nama Ismail.
Setelah
kelahiran Ismail, Allah Subhaanahu wa Ta’ala memerintahkan
Nabi Ibrahim membawa pergi Siti Hajar dan Ismail ke Mekah, maka Nabi
Ibrahim memenuhi perintah itu dan ia pun pergi membawa keduanya ke Mekah di
dekat tempat yang nantinya akan dibangunkan ka’bah. Pada saat itu masih
padang pasir kosong yang belum di diami oleh manusia.
Siti
hajar begitu cemas dan sedih ketika Nabi ibrahim akan meninggalkannya seorang
diri bersama anaknya yang masih kecil, di tempat yang begitu sunyi senyap,
tidak ada orang sama sekali, kecuali hanya pasir dan batu. Seraya merintih dan
menangis, ia memegang kuat-kuat baju Nabi ibrahim as sambil memohon belas
kasihannya, meminta agar ia tidak ditinggalkan seorang diri di tempat yang
begitu hampa, tdak ada seorang manusia sama sekali, tidak ada binatang, tidak
ada pohon dan air mengalir pun juga tidak terlihat di tempat itu. Semenara itu
ia masih bertanggung jawab untuk mengasuh anak kecil yang masih menyusu
kepadanya.
Lalu
atas perintah Allah Swt Nabi Ibrahim a.s. pun kembali ke negri Syam pada istri
pertamanya yaitu Siti Sarah.
Nabi
Ibrahim melanjutkan perjalanannya dan sampai pada sebuah bukit.
Nabi Ibrahim tidak dapat melihatnya lagi, Nabi Ibrahim menghadap ke arah
Ka’bah lalu berdoa untuk Istri dan putranya dengan mengangkat kedua belah
tangannya.
Siti
Hajar langsung menyusui Ismail dan Siti Hajar minum air persediaan yang di
bawanya. Hingga Suatu ketika Siti Hajar kehabisan air, beliau sangat
kehausan sehingga air susunya pun kering. dia memandang kepada Ismail sang bayi
yang sedang meronta-ronta kehausan. Dalam usahanya mencari air, Siti
Hajar berlari kesana kemari sampai ke bukit Shafa dan Marwah.
Ia
sangat berharap bisa mendapatkan sesuatu yang bisa menolongnya, namuan hanya
batu dan pasir yang ditemuinya di sana, lalu dari bukit safa itu ia melihat
bayangan air yang mengalir di atas bukit marwah, kemudian berlarilah ia ke
bukti marwah, namun setelah sampai di sana yang dikiranya air ternyata hanya
bayangan.
Kemudian
ia mendengar ada suara yang memanggilnya dari bukti Shafa, pergilah ia ke bukit
Shafa, namun setelah sampai di bukit Shafa ia tidak menjupai siapa-siapa.
Siti
Hajar terus mendengar suara yang mengarah pada tempat di mana bayinya Ismail di
baringkan dalam keadaan menangis sambil meronta-ronta dan menghentak-hentakan kakinya.
Tiba-tiba, di dekat Ismail berbaring, memancarlah mata air. Melihat mata air
tersebut, Siti Hajar langung berlari tergesa-gesa untuk menampung air tersebut.
Di sebutlah air yang berlimpah itu dengan sebutan ‘’ Zam-Zam’’ yang
artinya ‘’ Berkumpul’’.
Melihat
air yang berlimpah Siti Hajar sangat gembira. Beliau langsung membasahi bibir
Putranya dengan air tersebut. Seketika wajah Putranya terlihat sangat segar.
Begitu pula dengan Siti Hajar. Wajahnya terlihat kembali bersinar, ia merasa
senang, karena Allah telah memberikan Mukzijat dari Allah yang memberikan
kehidupan, setelah di baying-bayangi oleh kematian.
Air
tersebut berubah menjadi telaga, dan sampai saat ini di sebut dengan Telaga
Zam-Zam. Usaha Siti Hajar mencari air tidak sia-sia, Beliau kesana kemari agar
mendapatkan air hingga akhirnya sampai di Bukit Shafa dan Marwah. Hingga aat
ini berjalan kaki dari Shafa ke Marwah di jadikan sebagai salah satu Rukun Haji
yang di sebut Sha’i.
Ketika
Ismail beranjak remaja, Nabi Ibrahim sangat gembira, namun
kegembiraan itu tiba-tiba buyar karena perintah Allah SWT lewat mimpinya. Nabi
ibrahim mendapat mimpi bahwa ia harus menyembelih puteranya, yaitu Nabi Ismail.
Awalnya Nabi Ibrahim sangat sedih menerima mimpi itu.
Namun,
mimpi seorang Nabi merupakan salah satu dari cara Allah menurunkan
wahyunya kepada Nabi, jadi perintah yang diterimanya dalam mimpi itu harus
dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim as. Mengetahui perintah itu, ibrahim duduk dan
termenung memikirkan ujian dari Allah yang begitu berat tersebut. Sebagai
seorang ayah yang baru saja dikarunia seorang Putra setelah puluhan tahun
didambakan, tiba tiba harus dijadikan qurban dan harus direnggut oleh tangan
ayahnya sendiri.
Dengan
berat hati Nabi Ibrahim menyampaikan mimpinya kepada Putranya tersebut.
Mendengar perkataan Nabi Ibrahim as tentang mimpinya, Nabi Ismail as tanpa
keraguan sedikitpun mengatakan kejakanlah apa yang diperintahkan oleh Allah
SWT.
Saat
penyembelihan yang mengerikan telah tiba. Diikatlah kedua tangan dan kaki Nabi
Ismail as, dibaringkan ia di atas lantai, lalu diambillah parang tajam
yang sudah tersedia dan sambil memegang parang ditangannya, kedua mata Nabi
ibrahi as masih tergenang air berpindah memadang wajah putranya dan ke
arah yang mengkilap di tangannya, seakan-akan pada saat itu beliau menjadi
tempat pertarungan antara perasaan seorang ayah di satu pihak dan kewajiban
seorang rasul di satu pihak yang lain.
Pada
akhirnya dengan memejamkan matanya, Nabi Ibrahim meletakkan parang pada
leher Nabi Ismail as dan penyembelihan dilakukan. Tiba-tiba, Malaikat Jibril
mengangkat Nabi Ismail as dan di gantikan dengan seekor Kambing, yang sangat
besar dan gemuk.
Langganan:
Postingan (Atom)
Ahad,1 Mei 2022 ( kultum Ramadhan)
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 4? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceri...
-
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria...
-
Kewalikelasan hari ini zoom meeting pukul 07.30 - 08.00
-
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh. Anak-anak kelas 3 yang Bu Enok cintai karena Allah, untuk kewalikelasan hari ini silakan tonton...