Kamis, 30 Juli 2020
Rabu, 29 Juli 2020
29 Juli 2020
Selasa, 28 Juli 2020
28 Juli 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!! Untuk kewalikelasan hari ini kita akan menonton sebuah cerita "Melaksanakan Ibadah Haji". Cerita ini lanjutan yang kmrn ya. Selamat menyaksikan!
Semoga kalian bisa mengambil hikmah dari cerita di atas. Hikmahnya tulis di komentar ya...
Semoga kalian bisa mengambil hikmah dari cerita di atas. Hikmahnya tulis di komentar ya...
Senin, 27 Juli 2020
27 Juli 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!! Untuk kewalikelasan hari ini kita akan menonton sebuah cerita Nusa dan Rara tentang "Berkurban". Selamat menyaksikan!
Semoga bisa mengambil hikmah dari cerita di atas.
Semoga bisa mengambil hikmah dari cerita di atas.
Kamis, 23 Juli 2020
23 Juli 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Untuk kewalikelasan hari ini silakan menulis cerita di buku tulis tentang Hobi atau kegemaran kalian. Ceritanya cukup 1 paragraf saja. 1 paragraf terdiri dari 5 kalimat. Kalian boleh menjawab langsung di blog komentar ini.
Contoh ceritanya sebagai berikut.
Hobi saya hyking atau jalan-jalan ke Gunung. Di Gunung udaranya segar sekali. Kalau sudah sampai ke gunung senang sekali.Angin bertiup sangat kencang.
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Untuk kewalikelasan hari ini silakan menulis cerita di buku tulis tentang Hobi atau kegemaran kalian. Ceritanya cukup 1 paragraf saja. 1 paragraf terdiri dari 5 kalimat. Kalian boleh menjawab langsung di blog komentar ini.
Contoh ceritanya sebagai berikut.
Hobi saya hyking atau jalan-jalan ke Gunung. Di Gunung udaranya segar sekali. Kalau sudah sampai ke gunung senang sekali.Angin bertiup sangat kencang.
Selasa, 21 Juli 2020
22 Juli 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Untuk kewalikelasan hari ini silakan buka video di bawah ini! Selamat menyaksikan...
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Untuk kewalikelasan hari ini silakan buka video di bawah ini! Selamat menyaksikan...
21 Juli 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!
Untuk kewalikelasan hari ini kita akan membaca cerita. Semoga kalian bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut.
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!
Untuk kewalikelasan hari ini kita akan membaca cerita. Semoga kalian bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut.
KISAH SEORANG PENGEMIS
Suatu hari, seorang pengemis mencari makanan di pasar.
Sudah beberapa hari ia tak makan.
Di sebuah warung makan, pengemis meminta belas kasihan pemilik warung.
“Wahai, Pengemis. Tampaknya engkau kelaparan,” ucap pemilik warung.
“Benar, Tuan. Sudah beberapa hari aku tak makan. Aku sangat kelaparan. Bisakah engkau memberikan sedikit makanan kepadaku?” pinta pengemis itu.
Mendengar pengakuan si pengemis, pemilik warung merasa iba.
Ia pun membungkuskan makanan dengan lauk yang sangat enak. Wah, si pengemis tak pernah makan makanan seenak itu.
Si pengemis pun berniat akan menyantap makanan itu di rumah.
“Terima kasih, Tuan,” ucap pengemis setelah mendapatkan makanan dari pemilik warung.
Pengemis itu lalu berjalan pulang ke rumah.
Di tengah jalan, ia bertemu dengan seorang pemuda bertubuh kurus. Tampaknya pemuda itu pun belum makan beberapa hari.
Pengemis segera menyembunyikan makanan dari pemuda tersebut.
“Wahai, pengemis. Apakah engkau punya makanan?” tanya pemuda itu.
“Wah, jangan-jangan pemuda ini ingin meminta makananku. Huh! Makanan ini sangat enak, tak mungkin aku bagi dengannya,” batin si pengemis.
Pengemis itu berpikir sejenak. Akhirnya, ia berbohong dengan mengatakan bahwa ia tak memiliki makanan. Bahkan, sudah beberapa hari ia tak makan.
Pemuda itu menjadi kasihan. Ia lalu menyodorkan roti yang besar untuk pengemis.
Pengemis pun langsung melahapnya. Setelah mengucapkan terima kasih, pengemis itu pamit.
Kejadian itu tak hanya terjadi sekali. Ada banyak orang yang bertanya sama seperti pemuda itu.
Pengemis terus berbohong, membuat orang-orang menjadi kasihan.
Tanpa rasa curiga, mereka memberikan makanan kepada pengemis.
Pengemis pun melahap habis semua makanan itu.
Pengemis kembali berjalan pulang ke rumah. Ia sudah sangat ingin melahap makanan yang diberi pemilik warung.
Namun, begitu sampai di rumah, pengemis justru merasa kekenyangan.
Ia pun mengantuk, dan langsung tidur. Esok harinya, si pengemis baru terbangun.
Perutnya sudah merasa lapar lagi. Ia bergegas mengambil makanan dari pemilik warung. Tapi, apa yang terjadi? Olala, makanan itu sudah basi dan tak bisa dimakan.
Senin, 20 Juli 2020
20 Juli 2020
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabaraktuh... anak-anak untuk kewalikelasan hari ini silakan tonton ya video nya
Jumat, 17 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
16 Juli 2020 Kewalikelasan
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3?
Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Anak-anak yang sholeh dan sholehah, di kewalikelasan hari ini Bu Enok mau mengingatkan pembiasaan - pembiasaan yang harus rutin dilakukan setiap hari seperti : bangun tidur sebelum pukul 05.00, merapikan tempat tidur, senam SKJ, menyapu atau mencuci piring, DAI (Dongeng Ayah Ibu), magrib mengaji, dan dipeluk Ayah Ibu. Semoga semuanya rajin melakukan ya.
Oia untuk kewalikelasan sekarang, kalian akan menonton cerita tentang kejujuran.
Semoga kalian bisa mengambil hikmah dari cerita di atas. Selamat Menyaksikan....
Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Anak-anak yang sholeh dan sholehah, di kewalikelasan hari ini Bu Enok mau mengingatkan pembiasaan - pembiasaan yang harus rutin dilakukan setiap hari seperti : bangun tidur sebelum pukul 05.00, merapikan tempat tidur, senam SKJ, menyapu atau mencuci piring, DAI (Dongeng Ayah Ibu), magrib mengaji, dan dipeluk Ayah Ibu. Semoga semuanya rajin melakukan ya.
Oia untuk kewalikelasan sekarang, kalian akan menonton cerita tentang kejujuran.
Rabu, 15 Juli 2020
Bacalah cerita beriku ya!Semoga bisa mengambil hikmah dari cerita berikut.
Tikus yang Menepati Janji
Seekor
singa tengah tertidur lelap di bawah polion. Tiba-tiba, dari kejauhan, terlihat
tikus berlari amat kencang.
Sepertinya
ia sedang terburu-buru. Olala, tikus itu pun menabrak wajah singa.
Singa
yang sedang tidur, sontak terbangun. Ia marah kepada tikus yang sudah
mengganggu tidur siangnya.
Tikus
pun tak bisa mengelak. Ia tertangkap oleh singa.
“Kau
telah mengganggu tidur siangku. Aku akan memakanmu, agar kamu tidak bisa
mengganggu tidur siangku lagi,” ucap singa dengan garang.
Mendengar
ucapan singa, tikus menjadi sangat ketakutan.
“Tolong
singa, jangan makan aku. Lepaskan aku. Jika kamu melepaskan aku, aku berjanji
akan membantumu saat engkau membutuhkan bantuan,” bujuk tikus.
Seketika,
singa tertawa terbahak-bahak. “Hahaha! Binatang kecil sepertimu akan
menolongku? Kamu pasti mengigau!”
Namun,
karena singa masih mengantuk dan ingin melanjutkan tidurnya, ia pun melepaskan
tikus.
Tikus
berlari sangat girang. Tak lupa, ia berterima kasih karena tak jadi dimangsa
oleh singa.
Suatu
hari, seorang pemburu masuk ke dalam hutan. Ia memasang perangkap untuk
binatang buruannya.
Olala,
yang tertangkap adalah singa.
Tubuh
singa pun terikat jaring yang dipasang pemburu.
Kebetulan,
tikus mendengar kabar tertangkapnya singa.
“Aku
harus menolong singa. Aku sudah berjanji akan menolong singa jika ia
membutuhkan pertolongan,” gumam tikus.
Ia
pun langsung berlari mencari singa.
Benar
saja, singa terlihat tak berdaya terikat jaring.
“Tikus,
tolonglah aku,” rengek singa.
Dengan sigap, tikus
menggunakan gigi-giginya yang tajam untuk memutuskan jaring
Satu
per satu, jaring terputus. Singa pun berhasil bebas.
Singa
mengucapkan terima kasih kepada tikus.
Ia
juga meminta maaf, karena telah meremehkan kekuatan tikus.
Sejak
saat itu, tikus dan singa menjadi teman baik.
Singa
selalu melindungi tikus dari mara bahaya. Begitu pun sebaliknya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Ahad,1 Mei 2022 ( kultum Ramadhan)
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 4? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceri...
-
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria...
-
Kewalikelasan hari ini zoom meeting pukul 07.30 - 08.00
-
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh. Anak-anak kelas 3 yang Bu Enok cintai karena Allah, untuk kewalikelasan hari ini silakan tonton...