Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini. Untuk kewalikelasan hari ini tonton video berikut ini.Kamis, 25 Februari 2021
Senin, 22 Februari 2021
Senin, 22 Februari 2021
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Kewalikelasan hari ini baca cerita berikut ya!Seekor kelinci sedang melompat-lompat kesana kemari sambil mencari makanan ketika itu dia melihat sebuah pohon anggur yang merambat pada sebuah pohon yang telah mati di pinggir sebuah sungai, dari kejauhan terlihat pohon anggur itu berbuah sangat lebat dan sang kelinci penasaran dengan pohon anggur itu lalu sang kelinci menghampirinya.
Namun untuk mencapai pohon anggur itu dia harus melewati sebuah sungai meskipun takut terhadap air sang kelinci memberanikan dirinya. Ketika sang kelinci akan menyebrang betapa beruntungnya dia, sang kelinci melihat sebuah pohon kecil tumbang melewati sungai itu lalu dia menggunakan itu sebagai sebuah jembatan.

Ketika dia sampai tepat di pohon anggur itu dia melihat betapa tingginya anggur-anggur bergelantungan di atas dahan-dahan pohon mati itu, buah anggur terlihat matang dan aromanya sampai tercium oleh hidung sang kelinci, sang kelinci melihat buah anggur yang ranum itu sambil meneteskan air liur berkata “wah betapa enaknya buah anggur yang matang dan ranum itu, lidahku pasti sangat menyukai rasa buah anggur itu dan sepertinya aku mampu melompat dan menyundul buah itu.”. Sang kelinci sangat ingin mencicipi buah yang terlihat segar itu namun jarak nya cukup tinggi. Pertama sang kelinci mengambil ancang-ancang untuk melompat dan menyundul buah anggur itu namun lompatannya tidak cukup tinggi untuk menyundul buah anggur itu dan hal itu beberapa kali dia lakukan.
Kali ini sang kelinci mengambil ancang-ancang untuk melompat dari kejauhan, lalu dia mulai melompat lompat hingga ketika dia melompat ke buah anggur itu hampir saja kepalanya mengenai buah anggur. Tapi tetap saja usahanya sia-sia lompatannya tidak terlalu tinggi, sang kelinci tidak menyerah begitu saja dia terus melakukan lompatan untuk menyundul buah anggur itu dengan penuh harapan buah anggur itu jatuh karena sundulannya.
Setelah beberapa kali dia melakukan lompatan dan tidak mengenai buah anggur kini dia menyerah dan meninggalkan buah anggur itu sambil berkata “apa enaknya buah anggur itu, aku hanya membuang waktuku dan tenagaku hanya untuk mengambil buah yang rasanya tidak enak dan bau itu.” kini sang kelinci kembali ke tempatnya dengan penuh kesal dan marah karena usahanya sia-sia.
Ketika sang kelinci melompat pulang ke tempat asalnya seekor burung gagak yang sejak awal bertengger di sebuah pohon tidak jauh dari tempat sang kelinci melompat-lompat berusaha menggapai buah anggur itu. Sang gagak melihat apa yang dilakukan sang kelinci tertawa dan menganggap sang kelinci sangat berlebihan, sang gagak berkata “awalnya kau sangat ingin mencicipi buah anggur itu namun karena usahamu yang sia-sia kini kau memaki buah anggur itu dengan berbagai macam alasan, kau sangat lucu tuan kelinci. Kau membanggakan sesuatu lalu kau hina.” sang kelinci tidak menghiraukan celoteh burung gagak itu.
Senin, 15 Februari 2021
Senin, 14 Februari 2021
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Kewalikelasan hari ini baca cerita berikut ya!Hiduplah seekor rusa pada zaman dahulu. Ia sangat sombong lagi pemarah. Sering ia meremehkan kemampuan hewan lain.
Pada suatu hari si rusa berjalan-jalan di pinggir danau. Ia bertemu dengan kura-kura yang terlihat hanya mondar-mandir saja. “Kura-kura, apa yang sedang engkau lakukan di sini?”
“Aku sedang mencari sumber penghidupan,” jawab si kura-kura.
Si rusa tiba-tiba marah mendengar jawaban si kura-kura. “Jangan berlagak engkau, hei kura- kura! Engkau hanya mondar-mandir saja namun berlagak tengah mencari sumber penghidupan!”
Si kura-kura berusaha menjelaskan, namun si rusa tetap marah. Bahkan, si rusa mengancam akan menginjak tubuh si kura-kura. Si kura-kura yang jengkel akhirnya menantang untuk mengadu kekuatan betis kaki.

Si rusa sangat marah mendengar tantangan si kura-kura untuk mengadu betis. Ia pun meminta agar si kura-kura menendang betisnya terlebih dahulu. “Tendanglah sekeras-kerasnya, semampu yang engkau bisa lakukan!”
Si kura-kura tidak bersedia melakukannya. Katanya, “Jika aku menendang betismu, engkau akan jatuh dan tidak bisa membalas menendangku.”
Si rusa kian marah mendengar ucapan si kura- kura. Ia pun bersiap-siap untuk menendang. Ia berancang-ancang. Ketika dirasanya tepat, ia pun menendang dengan kaki depannya sekuat-kuatnya.
Ketika si rusa mengayunkan kakinya, si kura-kura segera memasukkan kaki-kakinya ke dalam tempurungnya. Tendangan rusa hanya mengenai tempat kosong. Si rusa sangat marah mendapati tendangannya tidak mengena. Ia lantas menginjak tempurung si kura-kura dengan kuat. Akibatnya tubuh si kura-kura terbenam ke dalam tanah. Si Rusa menyangka si kura-kura telah mati. Ia pun meninggalkan si kura-kura.
Si kura-kura berusaha keras keluar dari tanah. Setelah seminggu berusaha, si kura-kura akhirnya berhasil keluar dari tanah. Ia lalu mencari si rusa. Ditemukannya si rusa setelah beberapa hari mencari. “Bersiaplah Rusa, kini giliranku untuk menendang.”
Si rusa hanya memandang remeh kemampuan si kura-kura. “Kerahkan segenap kemampuanmu untuk menendang betisku. Ayo, jangan ragu-ragu!”
Si kura-kura bersiaga dan mengambil ancang-ancang di tempat tinggi. Ia lalu menggelindingkan tubuhnya. Ketika hampir tiba di dekat tubuh si rusa, ia pun menaikkan tubuhnya hingga tubuhnya melayang. Si kura-kura mengincar hidung si rusa. Begitu kerasnya tempurung si kura-kura mengena hingga hidung si rusa putus. Seketika itu si rusa yang sombong itu pun mati.
Senin, 08 Februari 2021
Senin,8 Februari 2021
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Kewalikelasan hari ini simak cerita berikut ya!Senin, 01 Februari 2021
Senin, 1 Februari 2021
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 3? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria, Allahu Akbar !!!
Semoga hari ini tetap semangat ya mengikuti PJJ ini!Kewalikelasan hari ini baca cerita berikut ya!Suatu hari serigala dan macan tutul pergi bersama mencari makanan seperti rusa dan kijang, mereka menyusuri hutan rimba lalu memasuki perbukitan setiap kali mereka berburu bersama saat itulah mereka sambil berbincang-bincang dan terkadang perbincangan itu menjadi sebuah perdebatan yang sangat sengit, saking sengitnya mereka terkadang berkelahi namun selang hari kemudian mereka berdamai dan kembali berburu bersama.

Hari itu sang serigala keluar dari sarangnya dengan gembira dia berjalan menuruni bukit menuju hutan yang lebat untuk menemui sang macan tutul yang biasanya sedang tidur di atas pohon. Sampai disana sang macan tutul sedang tidur terlelap sambil menggantungkan dirinya di sebuah dahan pohon besar, lalu sang serigala membangunkannya “Bangunlah tukang tidur ini sudah hampir sore hari, kerjaanmu tidur saja sejak tadi pagi” kata sang serigala, sang macan tutul mendengar perkataan sang serigala dan diapun langsung bangun dari tidurnya “Kau selalu saja membangunkan ku disaat aku terlelap tidur.” kata sang macan sambil mengeliatkan badannya dan membuka mulutnya “Turunlah tukang tidur kita berburu bersama.
Aku sangat ingin berburu bersamamu dan aku sangat bersemangat sekali hari ini.” pinta sang serigala sambil tersenyum, lalu turunlah sang macan dari dahan pohon itu dengan anggunnya sambil berkata :“Baiklah aku terima ajakanmu, kemana kita akan pergi berburu?” sang serigala menjawab :”kita akan pergi kebukit yang dipenuhi oleh rerumputan hijau, disana banyak sekali antelop dan kambing merumput disana, lagi pula aku bosan memakan kelinci terus sekali kali aku ingin merasakan lembutnya daging kambing.” setelah berbincang sebentar di sarang mereka menelusuri hutan ke arah perbukitan.
Dalam perjalanan di hutan mereka kini menyusuri sungai, mereka berbincang-bincang mengenai cara menangkap hewan setelah sekian lama mereka berbincang mengenai hal itu sang serigala berbicara seolah olah lebih cerdik dari sang macan tutul, dia berkata :”aku ini lebih cerdik darimu macan tutul.” lalu dia berkata lagi “aku memiliki banyak cara untuk menangkap hewan dan melolosakan diri dari bahaya dibandingkan dengan mu hampir seribu cara aku miliki.” sang macan berkata dengan nada tinggi kepada sang serigala ”Aku akui bahwa aku hanya memiliki beberapa cara untuk menangkap hewan dan meloloskan diri dari bahaya, namun trik yang aku miliki lebih hebat dari trikmu yang banyak itu.” sesaat ketika mereka selesai berbincang terdengar suara anjing menggonggong dan suara pemburu.
Sang macan tutul dengan gesit berlari ke ketepian sungai kemudian dia melompat dari satu batu sungai ke batu sungai lainnya kemudian dia berlari dengan kencang ke arah hutan lainnya sambil berkata :”inilah caraku untuk melolosakan diri dari para pemburu.” meskipun sang serigala memiliki banyak cara untuk meloloskan diri dari para pemburu, dia bingung cara mana dulu yang akan dia coba hingga akhirnya dia berlari kesana kemari tanpa tujuan yang jelas hingga akhirnya sang pemburu menembaknya dengan obat bius.
Ahad,1 Mei 2022 ( kultum Ramadhan)
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh. Bagaimana kabar anak - anak kelas 4? Alhamdulilah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceri...