Bacalah cerita beriku ya!Semoga bisa mengambil hikmah dari cerita berikut.
Tikus yang Menepati Janji
Seekor
singa tengah tertidur lelap di bawah polion. Tiba-tiba, dari kejauhan, terlihat
tikus berlari amat kencang.
Sepertinya
ia sedang terburu-buru. Olala, tikus itu pun menabrak wajah singa.
Singa
yang sedang tidur, sontak terbangun. Ia marah kepada tikus yang sudah
mengganggu tidur siangnya.
Tikus
pun tak bisa mengelak. Ia tertangkap oleh singa.
“Kau
telah mengganggu tidur siangku. Aku akan memakanmu, agar kamu tidak bisa
mengganggu tidur siangku lagi,” ucap singa dengan garang.
Mendengar
ucapan singa, tikus menjadi sangat ketakutan.
“Tolong
singa, jangan makan aku. Lepaskan aku. Jika kamu melepaskan aku, aku berjanji
akan membantumu saat engkau membutuhkan bantuan,” bujuk tikus.
Seketika,
singa tertawa terbahak-bahak. “Hahaha! Binatang kecil sepertimu akan
menolongku? Kamu pasti mengigau!”
Namun,
karena singa masih mengantuk dan ingin melanjutkan tidurnya, ia pun melepaskan
tikus.
Tikus
berlari sangat girang. Tak lupa, ia berterima kasih karena tak jadi dimangsa
oleh singa.
Suatu
hari, seorang pemburu masuk ke dalam hutan. Ia memasang perangkap untuk
binatang buruannya.
Olala,
yang tertangkap adalah singa.
Tubuh
singa pun terikat jaring yang dipasang pemburu.
Kebetulan,
tikus mendengar kabar tertangkapnya singa.
“Aku
harus menolong singa. Aku sudah berjanji akan menolong singa jika ia
membutuhkan pertolongan,” gumam tikus.
Ia
pun langsung berlari mencari singa.
Benar
saja, singa terlihat tak berdaya terikat jaring.
“Tikus,
tolonglah aku,” rengek singa.
Dengan sigap, tikus
menggunakan gigi-giginya yang tajam untuk memutuskan jaring
Satu
per satu, jaring terputus. Singa pun berhasil bebas.
Singa
mengucapkan terima kasih kepada tikus.
Ia
juga meminta maaf, karena telah meremehkan kekuatan tikus.
Sejak
saat itu, tikus dan singa menjadi teman baik.
Singa
selalu melindungi tikus dari mara bahaya. Begitu pun sebaliknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar